Monthly Archives: December 2012

Agar Mulut Tak Bau Naga Selama Berpuasa

Jakarta, Orang jadi pendiam ketika berpuasa selain karena lapar, bisa jadi karena khawatir bau mulutnya mengganggu lawan bicara. Masalah ini umum ditemui selama bulan puasa. Agar tak cemas dihantui bau mulut selama bulan Ramadhan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan.

Menurut penelitian, cairan pencernaan tetap keluar meski tidak ada makanan selama puasa. Hal ini akan mempengaruhi lapisan perut sehinga mengakibatkan bau busuk seperti bau makanan basi. Kurangnya air liur yang mengalir ke dalam mulut selama berpuasa, pengeringan rongga mulut, berkembangnya bakteri di lidah dan gigi, ditambah dengan cairan pencernaan akan menyebabkan bau mulut makin menggila.

Tak hanya itu, cadangan lemak dalam tubuh juga melepaskan bahan kimia keton yang didorong keluar bersamaan dengan keluarnya nafas, sehingga menambah aroma bau mulut.

“Selama Ramadhan, beberapa orang mengalami bau mulut karena kelenjar ludah tidak menghasilkan air liur yang cukup untuk menjaga napas tetap segar. Kekeringan mulut yang disebabkan oleh berpuasa memicu munculnya bau mulut,” kata Dr Rana Al Thib, Dokter Gigi di Klinik Umum Hibah Shata Specialised Dental Clinic di Dubai seperti dilansir Gulfnews.com, Minggu (22/7/2012).

Salah satu penyebab bau mulut juga karena tidak menyikat gigi selama bulan Ramadhan. Untuk mencegah minculnya bau mulut, Dr Rana menyarankan sebaiknya menyikat gigi tetap dilakukan seperti hari biasa. Meskipun tidak sarapan di pagi hari, menyikat gigi tetap harus dilakukan ketika bangun tidur. Tapi menyikat gigi setelah santap sahur juga tetap perlu dilakukan.

Selain menyikat gigi, minum banyak air ketika sahur sebanyak 2 – 3 gelas akan membantu menjaga tutup tetap terhidrasi. Dr Rana mengatakan bahwa menggunakan obat kumur masih boleh selama bulan Ramadhan karena tidak ditelan.

“Pilihlah obat kumur yang tidak mengandung alkohol karena tidak membuat mulut jadi lebih kering dan menyebabkan lebih banyak masalah,” wanti dr Rana.

Secara ringkas, cara-cara menghindari bau mulut ketika berpuasa adalah sebagai berikut:

– Menyikat gigi sehabis makan sahur dan bangun tidur

– Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang khusus (Flossing). Jangan gunakan tusuk gigi untuk mengganti benang

– Gunakan sikat gigi untuk membersihkan lidah

– Pakai obat kumur anti bakteri yang tidak mengandung alkohol

– Rongga gigi harus segera ditambal untuk mencegah penumpukan sisa makanan di dalamnya

– Membersihkan karang gigi ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali

– Minum setidaknya 2 – 3 gelas air pada saat sahur

 

Sakit setelah Tambal Gigi

Gigi yang sakit setelah tambah gigi dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya :

1. Apabila tambalan anda berbahan amalgam, kemungkinan anda alergi terhadap amalgam.

2. Trauma. Trauma dapat disebabkan pada saat preparasi atau pembersihan jaringan gigi yang rusak. Hal ini disebabkan karena kedalam jaringan gigi yang rusak sudah sampai pada saraf gigi sehingga gigi memerlukan perawatan saluran akar

3. Tambalan gigi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan sakit pada gigi setelah ditambah terutama ketika mengigit makanan. Apabila hal ini terjadi, datanglah kembali ke dokter gigi anda untuk dilakukan pengurangan tinggi dari tambahan gigi tersebut

4. post perawatan saraf gigi. karena setelah saraf gigi diambil, kadang terjadi respon dari jaringan sekitar dan menimbulkan rasa sakit yang bersifat sementara.

Apabila setelah dilakukan penambalan gigi dan gigi anda tetap sakit, datanglah kembali ke dokter gigi anda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

Apakah Gusi Anda sering bedarah?

Gusi berdarah sering disebabkan karena plak dan karang yang menempel pada gigi dan gusi. Plak dan karang gigi menyebabkan gusi menjadi bengkak dan kemerahan sehingga apabila terkena rangsangan sedikit saja mudah berdarah. Gusi berdarah merupakan salah satu tanda dari gingivitis. gingivitis adalah suatu penyakit infeksi gusi. Apabila plak dan karang gigi tidak dibersihkan dalam waktu lama, dapat berlanjut menjadi periodontitis. Periodontitis adalah suatu penyakit infeksi pada tulang penyangga gigi yang ditandai dengan gigi goyang, gigi sensitif, gigi terasa menonjol, dan adanya nanah pada gusi.

Gusi berdarah selain disebabkan karena plak dan karang gigi, dapat juga disebabkan karena kelainan hormonal misalnya pada orang hamil dan puberitas, penyakit kelainan darah, menyikat gigi terlalu keras, gigi palsu yang tidak pas, infeksi gigi, atau sedang mengkonsumsi pengencer darah

Tips mencegah gusi berdarah : Berkunjung ke dokter gigi 6bulan sekali untuk membersihkan karang gigi, hindari merokok, apabila gusi sedang berdarah, dapat menghentikan pendarahan dengan cara menekan gusi atau kumur-kumur dengan air es, hindari penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol

 

Jika gigi tidak rata

Apabila gigi anda tidak rata atau tumpang tindih atau berdesakan, maka ada beberapa pilihan solusi untuk anda yaitu :

1. orthodontics atau kawat gigi merupakan solusi ideal untuk masalah gigi yang tidak rata. Orthodontic atau kawat gigi diharapkan dapat merubah posisi gigi sehingga menempati lengkung gigi yang benar. Gigi akan menjadi lebih rata tetapi tidak dihasilkan oleh waktu yang singkat. Pemakaian kawat gigi ini memerlukan waktu antara 1-2 tahun bergantung dari keadaan gigi masing-masing individu.

2. “instant” orthodontics. Gigi dirapikan dengan menggunakan composite filling (bahan tambal gigi) atau dapat juga menggunakan bridges atau crowns (gigi selubung). Perawatan ini relatif lebih cepat karena hanya memerlukan 1-2 kali kunjungan saja