Monthly Archives: April 2013

Orthodontics without brackets / Orthodontik tanpa breket

ClearPath aligners are the answer for someone who don’t like metal braces but still want to straighter their teeth. This system uses a series of transparent aligners to gently move your teeth into correct position without the discomfort and social inhibitions of traditional braces. Best of all ClearPath aligners are completely removable so you can continue to enjoy your favourite foods and maintain proper oral hygiene.

We have special promotion price for you so come and visit us. Only 40.000.000 IDR

ClearPath adalah jawaban untuk seseorang yang tidak nyaman menggunakan breket metal tetapi tetap ingin merapikan giginya. Sistem yang digunakan adalah dengan menggunakan aligner transparan yang dengan lembut menggerakan gigi ke posisi yang benar tanpa menyebabkan ketidaknyamanan seperti breket metal. Clearpath merupakan aligner lepasan sehingga anda dapat makan dengan nyaman.

Saat ini kita akan memberikan harga special untuk anda yang berminta. Hanya 40.000.000 IDR


Fruit juice and tooth decay in children / jus buah dan gigi berlubang pada anak-anak

Most parents would think that fruit juices are healthier “alternatives” to water and children can easily drink a lot of juice because juice tastes good. But the truth is, while most of them do contain high levels of Vitamin C, they are also pumped with high volumes of sugar. Too much juice in your child’s diet can contribute to other problems, like poor nutrition, obesity, and tooth decay. Tooth decay may cause of the combination of fruit juices’ acidity and high sugar. Do not give fruit juice to infants younger than 6 months since it offers no nutritional benefit at this age. And for children older than 6 months, fruit juice offers no nutritional benefits over whole fruits. Whole fruits also provide fiber and other nutrients.

Juicing or blending fruit releases the sugars inside and is worse for the teeth if drunk frequently. That way some experts recommend people continue to eat fruit instead juice and drink water afterwards to wash away the acid or eat something containing calcium, such as cheese, which neutralises acid from fruit.

Kebanyakan orang tua berpendapat bahwa jus buah lebih sehat daripada air dan anak-anak juga lebih menyukai juice karena lebih enak. Tetapi yang sebenarnya, meskipun juice mengandung vitamin C dosis tinggi, tetapi juga mengandung gula dosis tinggi. Jika anak-anak terlalu banyak minum jus, maka dapat mengakibatkan nutrisi buruk, kegemukan, dan gigi berlubang. Gigi berlubang dapat disebabkan oleh karena keasaman dan kandungan gula yang tinggi pada jus buah. Jangan memberikan jus buah pada bayi dibawah umur 6 bulan karena tidak ada nutrisi yang bermanfaat baginya. Dan untuk bayi lebih dari 6 bulan, memakan buah secara langsung lebih bermanfaat daripada jus buah. Memakan buah secara langsung lebih banyak mengandung fiber dan nutrisi lainnya.

Apabila buah diblender maka akan mengeluarkan gula yang terkandung dalam buah dan akan lebih buruk akibatnya apabila terlalu sering diminum. Hali inilah yang mendasari mengapa para ahli merekomendasikan orang untuk makan buah secara langsung daripada jus buah dan minum air setelahnya untuk menghilangkan kandungan asam atau memakan sesuaty yang mengandung calcium seperti keju, yang dapat menetralisasi keasaman dari buah.

 

How to Choose a Toothbrush? / Bagaimana memilih sikat gigi yang baik?

These days toothbrushes come in a variety of manual and powered forms. Makes us confuse to choose a toothbrush that’s right for you. Choose a brush that has the ADA seal on the box to be sure the bristles are not too hard. Then find one that fits comfortably in your hand and mouth, whether it’s a powered or a manual toothbrush. Once you’ve found an appropriate toothbrush for you, you need to brush your teeth the correct way in order to maintain good oral health. This following tips can help you to get the right daily brushing routine:

  • Brush your teeth at least twice a day. Some experts recommend brushing after every meal, if possible.
  • Take time — at least three minutes — to thoroughly brush and floss your teeth.
  • When you brush use one direction, the angle of your toothbrush slightly toward your gums and move your toothbrush to your teeth not the opposite direction
  • Don’t brush too roughly — use a gentle motion so you don’t damage your gums.
  • Brush with a flouride toothpaste to fight of the tooth decay.
  • Focus on cleaning every tooth surface with your toothbrush.
  • Brush your tongue to scrape off bacteria that can cause bad breath.
  • Brush your teeth with a clean toothbrush and rinse the brush thoroughly after each use.
  • Replace your toothbrush — or toothbrush head if you use an electric brush — every three to four months

sekarang ini banyak sekali berbagai macam sikat gigi baik yang manual ataupun mekanik, sehingga membuat kita bingung untuk memilih sikat gigi yang cocok dengan kita. Pilihlah sikat gigi dengan tanda ADA di kotaknya dan bulu sikat tidak terlalu keras dan kemudian pilihlah yang nyaman pada gengaman tangan dan nyaman dalam mulut. Di bawah ini beberapa tips bagaimana menyikat gigi dengan benar yang dapat dilakukan setiap hari :

  • Sikat gigi dua kali sehari. Beberapa ahli menganjurkan untuk langsung menyikat gigi sehabis makan.
  • Menyikat gigi kurang lebih selama tiga menit, jangan terlalu singkat.
  • Ketika menyikat gigi, sikatlah dengan satu arah, arahkan sikat gigi menghadap ke arah gusi dan gerakan sikat gigi dari gusi ke gigi bukan kearah sebaliknya.
  • Jangan menyikat gigi terlalu keras,sikatlah gigi dengan lembut sehingga tidak merusak gusi.
  • Sikatlah gigi dengan menggunakan pasta gigi berflouride untuk mencegah gigi berlubang
  • Perhatikan dengan seksama untuk menyikat setiap permukaan gigi.
  • Sikatlah juga lidah anda untuk mencegah bakteri penyebab nafas bau.
  • Sikatlah gigi dengan sikat gigi yang bersih dan ketika selesai menggunakannya bersihkan sikat gigi.
  • Gantilah sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali.

 

Pregnant moms and pregnancy tumor / ibu hamil dan tumor yang disebabkan oleh horman kehamilan

Not many people know that hormonal change during pregnancy actually increase an expectant mother’s risks of developing gingivitis. If a woman already has gingivitis, becoming pregnant can significantly worsen it, and even cause “tumors” to appear on the gumline- therefore dental treatment may become more important.

In most cases, inflammation of gums will appear between second and eighth month of pregnancy. The gums will look more red-looking and slightly bleed when brushed. To prevent gingivitis while pregnant, it is very important to maintain proper oral hygiene habits, including brushing at least twice a day, flossing once per day and rinsing with mouthwash. Go to your dentist to route check up.

If you have gingivitis while you are pregnant, it is possible for you to develop a “pregnancy tumor” as well, but it wont be cancerous, nor should it spread. A pregnancy tumor is simply an extreme inflammatory reaction to irritation of the gums that occurs in roughly 10% of pregnant women. Usually pregnancy tumor grow in the gum tissue as a large red lump, and make it difficult to eat or speak. Treatment for a pregnancy tumor is not always necessary. Most of the time, will disappear after baby is born. on the other hand, you may need your dentist to remove it.

Tidak banyak orang yang tahu bahwa perubahan hormon pada saat kehamilan dapat meningkatkan resiko ibu terhadap keradangan gusi. Apabila keradangan gusi ini dibiarkan saja, maka dapat menyebabkan gusi membesar seperti tumor – karena itu perawatan gusi dan gigi sangat penting pada saat masa kehamilan.

Pada banyak kasus, keradangan gusi dapat terlihat diantara bulan ke 2-8 masa kehamilan. Gusi akan terlihat lebih kemerahan dari warna normal dan akan berdarah pada saat menyikat gigi. Untuk mencegah keradangan gusi pada saat kehamilan, sangat penting untuk menyikat gigi sebanyak dua kali sehari, menggunakan floss sebanyak sekali sehari, dan berkumur dengan mouthwash. Kunjungi dokter gigi untuk kontrol rutin.