Monthly Archives: September 2014

In office whitening with opalescence boost / pemutihan gigi dengan opalescence boost


If you prefer teeth that are whiter in the blink of an eye, your answer is opalescence boost.Why do you need to choose opalescence boost? Because opalescence boost uses technology to whiten your teeth significantly in a little over an hour while you relax in our office. It’s ideal for anyone who wants immediate results. This In-Office Whitening System is a 40% power bleaching product. It’s the highest concentration of whitening on the present market, resulting in a quicker, whiter smile for you!

How is Opalescence boost In Office work?

Opalescence boost have hydrogen peroxide as active ingredients. Whitening occurs when hydrogen peroxide freely pass through all parts of the tooth. These peroxides break down into oxygen radicals, which migrate between enamel prisms, breaking down any discolored molecules that result in tooth discoloration. Tooth structure is unaltered; it’s the internal tooth color that’s simply made lighter.


Jika anda menginginkan gigi putih secepat kilat maka opalescence boost lah jawabannya. Mengapa kita harus memilih Opalescence boost? karena Opalescence boost menggunakan teknologi yang dapat memutihkan gigi secara cepat dalam waktu 1 jam saja. Karena kandungan pemutih gigi ini paling tinggi diantara produk-produk yang lain, maka hasil yang didapat juga lebih putih dan lebih cepat daripada produk yang lain. 

Bagaimana cara kerja Opalescence boost In Office?

Opalescence boost memiliki kandungan hydrogen peroxide sebagai kandungan utamanya. Pemutihan gigi terjadi ketika hydrogen peroxide masuk ke dalam gigi dan peroxides akan memecah menjadi oksigen yang berpindah-pindah kedalam enamel, memecah molekul yang menyebabkan perubahan warna gigi dan menyebabkan warna gigi lebih putih dari dalam. 


What is dental calculus? / Apakah itu karang gigi

Calculus consists of mineralized bacterial plaque that forms on the surfaces of natural teeth. Because the surface of calculus is rough that may provides an excellent site for further plaque growth which in turn may become mineralised. So calculus will has a layered structure. 

Calculus forming at the gingival margin will cause inflammation of the gingiva (gingivitis) which may progress to gingival recession and loss of periodontal attachment. The inflammation is the result of physical irritation of the gingiva as well as the presence of bacterial toxic by-products in the calculus. 

Karang gigi merupakan proses pengerasan plak yang disebabkan oleh bakteri yang menempel pada gigi. Karena karang gigi memiliki permukaan yang kasar maka menimbulkan perlekatan yang baik untuk plak gigi. Ketika plak menempel akan terjadi mineralisasi lagi menjadi karang gigi sehingga karang gigi menjadi lebih banyak.  

karang gigi akan terbentuk hingga ke bawah gusi, sehingga menyebabkan keradangan gusi yang dapat menyebabkan gusi menyusut, gigi kehilangan perlekatan pada tulang dan gigi goyang. Keradangan gusi terjadi disebabkan karena iritasi gusi terhadap racun bakteri yang dihasilkan oleh karang gigi.